Perkosaan Sadis Terhadap Gadis Dan Anak Di Bawah Umur, Diduga Libatkan Anak Kepala Desa

Diduga menjadi korban perkosaan dua kelompok Pemuda (12 orang), Ang S alias Mawar (12) baju kaos Hitam dan Tam S alias Melati (16) berhijab.

KabarMania.com, Asahan - Informasi yang dihimpun kru media ini, telah terjadi dugaan Perkosaan sadis secara beramai - ramai (12 Orang pelaku, red), yang melibatkan salah seorang Anak Kepala Desa terhadap seorang Gadis sebut saja Tam S alias Melati (16) dan Ang S alias Mawar (12), masing - masing warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan pada Jum'at (14/4) sekira pukul 22.30 WIB di sebuah Warung, Desa Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Sabtu (15/4) Siang, sebagian dari Pemuda bejat tersebut, kembali melakukan kejahatan seksualnya terhadap korban dengan berpindah lokasi di sebuah kamar kost, di sekitar Jalinsum Tanjung Alam, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan. 

Kronologisnya, Gerombolan Pemuda Ag, Ro, Br dan kawanannya (8 orang), yang salah satu dari delapan orang tersebut adalah anak seorang Kepala Desa, awalnya, Jum'at (14/4) sekira pukul 21.00 WIB melalui dua orang menjemput Mawar dan Melati dari Desa Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan mengajaknya ke sebuah Warung di Desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane.

Beberapa sa'at kemudian datang 4 (empat) orang Pemuda dari Buntu Pane singgah ke Warung, katanya mereka mau ke Mandoge, kemudian kelompok 8 pemuda tersebut kirim dibelikan minuman keras. Sekitar pukul 22.00 wib Pemuda yang membeli minuman keras itu sudah sampai ke Warung.

Mereka pun minum - minum, Melati dan Mawar dicekoki mereka dengan minuman keras. setelah mabuk, selanjutnya dua orang yang menjemput Mawar dan Melati tadi membawanya ke bawah Warung dekat pinggir Sungai.

Di situlah kedua korban yang dalam keadaan mabuk dipaksa melakukan hubungan terlarang tersebut, setelah mereka puas melampiaskan nafsu bejatnya, kemudian para pemuda yang sudah mabuk menggilir Mawar dan Melati.

Sampai keesokan hari, Sabtu (15/4), entah karena takut kelakuan mereka terbongkar atau faktor lainnya, Mawar dan Melati dibawa ke Kisaran oleh beberapa Pemuda bejat itu, tepatnya di sekitaran Jalinsum Tanjung Alam dicarikan Kamar kost.

Sesampainya di Kost, keduanya kembali digilir pemuda berandalan tersebut. Sampai sekira pukul 17. 30 WIB, barulah keluarga yang merasa kehilangan sejak Jum'at dini hari dapat menemukan keduanya di Kisaran, kemudian keluarga membawa pulang keduanya ke Desa Suka' Makmur - Mandoge.

Setelah mendengar pengakuan kedua anaknya, malam itu juga Orang tua Melati, Sud (58) melaporkan kejadian yang menimpa anaknya, disusul Orang tua Mawar, Wal S (53) ke Polres Asahan.

Laporan Sud tentang tindak Pidana Perkosaan berkelompok/ Kekerasan Seksual terhadap anaknya, diterima Sabtu (15/4), pukul 23.52 WIB, sedangkan, laporan Wal S diterima Minggu (16/4), pukul 00.30 WIB.

Ketika kebenaran peristiwa ini ditanyakan kru KabarMania.com via WA ke Kanit PPA  Polres Asahan, Ipda Rospita, Minggu (16/4) sekira pukul 19.13 WIB, tentang adanya Laporan tersebut,  sampai berita ini disiarkan, Ipda Rospita belum memberi balasan. (Red)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama