![]() |
| Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, rekanan penggandaan materi soal UPSAJ tingkat SMPN, Kelas IX, santer tersiar adalah seorang oknum Kades. |
KabarMania.com, Asahan - Penggandaan materi soal Ujian Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (UPSAJ) untuk SMPN, Kelas IX, yang seyogyanya dilaksanakan secara mandiri oleh tiap - tiap UPTD SMPN, melalui mekanisme Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di setiap UPTD SMPN, yang sedang berlangsung sejak Senin 18/5 sampai Jum'at 22/5, malah dilaksanakan secara seragam oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan melalui Bidang SMP.
Hal ini terungkap dari wawancara kru media ini dengan beberapa Kepala UPTD / Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN di kabupaten Asahan sejak Senin 18/5 hingga Selasa, 19/5, dari 10 mata pelajaran yang diujikan dengan 35 soal setiap mata pelajaran, penggandaan soal UPSAJ diseragamkan melalui Bidang SMP.
Setiap UPTD dikenakan biaya Rp. 22. 000,- untuk setiap siswa peserta UPSAJ, di kabupaten Asahan ada 61 UPTD SMPN, dengan peserta UPSAJ belasan ribu siswa, jadi biaya untuk penggandaan soal dan kunci jawaban ada di kisaran Dua Ratusan Juta Rupiah, padahal bila penggandaan soal UPAJ tersebut dikelola secara mandiri oleh masing - masing sekolah tentu biayanya dapat ditekan lebih kecil, ketus salah seorang Kepsek yang minta namanya dirahasiakan.
Anehnya lagi, informasi yang diterima kru media ini, pelaksana penggandaan soal tersebut (pihak ketiga) adalah seorang oknum Kepala Desa (Kades) di salah satu Kecamatan di Kabupaten Asahan, Disamping adanya dugaan mark-up pembiayaan, kerahasiaan soal UPSAJ tersebut sangat diragukan, karena penggandaan soal sekaligus kunci jawaban dilaksanakan pihak ketiga yang belum teruji integritasnya.
Ketika terkait persoalan dugaan mark-up dan kerahasiaan, dipertanyakan kru media ini via pesan singkat wa kepada Kabid. SMP, Kamaludin, S.Pd, MS, Selasa (19/5) sekira pukul 11.45 Wib,, sampai berita ini disiarkan belum ada jawaban.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Asahan, Musa Al Bakri, SE, M.Si dihubungi via wa, Selasa (19/5) sekira pukul 12.01 WIB, orang nomor satu di Disdik Asahan tersebut mengaku masih di luar kota, Sampai Rabu (20/5), Kadisdik masih sibuk dengan agenda kerjannya. (Red)
