Kursi Cucu Disenggol Hingga Jatuh, Kepala Kakeknya Berlumuran Darah Dibroti Tetangga

Budi Sinaga yang diduga menjadi korban pengeroyokan dari Ir dan Keluarganya, yang notabene mereka bertetangga. 


KabarMania.com, Tanjung Balai -Peristiwa tragis terjadi di Tanjung Balai, Minggu (29/3) sekira pukul 17.05 WIB, 2 (dua) keluarga bertetangga yang semestinya rukun, malah terlibat cekcok mulut dan berujung pemukulan serta pengroyokan hingga saling lapor polisi.

Ditemui kru media ini, Senin (31/3) sekira pukul 20.30 WIB di RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjung Balai, warga Jalan Sei Tentena, Lingkungan III, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara, Anisa Fitri Sinaga (20) sedang menjenguk ayahnya (Budi Sinaga), dia
 menceritakan kejadian memilukan yang menimpa keluarganya kemarin.

Kronologis peristiwa berdarah yang menimpa keluarga Anisa Fitri Sinaga versi mereka, berawal ketika Minggu (29/3) sekira pukul 16.30 WIB ketika dia dan ponakannya yang masih balita Zora (1) duduk di depan rumahnya, kemudian lewatlah tetangganya MSC (30), entah sengaja atau tidak, bagian badan MSC menyenggol kursi yang diduduki Zona hingga kursi dan Zona terjatuh.

Bukannya minta maaf ketika Anisa (panggilan akrab Anisa Fitri Sinaga) menegur MSC, dia malah berlalu ke rumahnya dan mengajak adu mulut dengan Anisa, sehingga menimbulkan keributan di sekitar mereka yang memicu keluarga Anisa dan MSC ikut terlibat cekcok mulut.

Kata - Kata juga kalimat kasar dan kotorpun tak dapat dihindari dari percekcokan tersebut. Entah motivasi apa yang membuat MSC dan keluarganya tiba - tiba menyerang mendatangi ke kediaman keluarga Anisa, pertengkaran yang awalnya mulut berubah menjadi pertengkaran fisik sehingga membuat suasana semakin gaduh.

Suami MSC, Ir malah ikut - ikutan menyerang dan menganiaya ibu Anisa, Sangkariani (42) dan Anak - anaknya, Sangkariani mengalami luka - luka serius, termasuk gigitan dan lecet punggung akibat diinjak Ir, mendengar kegaduhan yang semakin bising, Ayah Anisa, Budi Sinaga (43) yang tadinya tidur di runahnya jadi terbangun.

kemudian Budi kepada wartawan mengatakan bahwa pada sa'at itu dia ingin melerai istri dan anak +anaknya yang sudah menjadi bulan - bulanan pasutri Ir dan MSC serta keluarganya.

Bukannya mendapat respon positif, Ir dan Keluarganya malah melayangkan Broti ke kepala Budi hingga bercucuran darah, mungkin sudah meras puas, pasutri Ir dan MSC swrta keluarganya meninggalkan Budi dan keluarganya begitu saja,

Budi Sinaga dan istrinya, Sangkariani yang menjadi korban keganasan terangganya.  


Setelah beberapa sa'at, Budi dan keluarganya dibantu warga dibawa ke RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai. selanjutnya Anisa dan Ibunya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sei Tualang Raso.

Sementara Budi Sinaga masih terbaring lemas di ruang rawat inap RSUD Tanjung Balai, akibat luka kepala yang dialaminya banyak mengeluarkan darah.

Kasus ini masih secara intensif diproses polisi, baik dari Polsek Sei Tualang Raso maupun Polresta Tanjung Balai, soalnya menurut informasi, pihak MSC juga melaporkan peristiwa ini ke Polresta Tanjung Balai. (Red)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama