Dugaan Korupsi DAK Dan BOS Secara TSM, Kadisdik Asahan Bungkam

Kadisdik Pemkab. Asahan, Drs. H. Supriyanto, M. Pd yang terus bungkam, ketika dimintai statemennya terkait dugaan Korupsi DAK dan BOS Secara TSM.

KabarMania.com, Asahan -  Santernya informasi bahwa indikasi telah terjadi korupsi yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) pada penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di jajaran Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Asahan (Disdik Pemkab Asahan) seolah menjadi misteri sampai sa'at ini.

Telah berulang kali kru media ini meminta statemen dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pemkab. Asahan, Drs. H. Supriyanto, M. Pd, agar masyarakat mendapat keterangan yang faktual, namun sayangnya beliau tidak pernah memberikan statemennya.

Hingga di akhir November 2023 lalu, kru media ini kembali meminta statemen Orang nomor satu di Disdik Pemkab. Asahan tersebut via pesan singkat WhatsApp (wa), sayangnya beliau tetap bungkam.


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu Pak Kadis, mohon statemennya selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sejumlah proyek fisik Dana Alokasi Khusus (DAK) Disdik Pemkab. Asahan Tahun Anggaran (TA) 2022 dan 2023, yang nilainya puluhan milyar rupiah setiap TA.

Di TA 2022 kabarnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Fisik DAK Disdik belum bersertifikat namun dipaksakan menjadi PPK, pada TA 2023 atas dugaan telah terjadi adanya persekongkolan antar pengusaha dan oknum pimpinan dinas pendidikan.

Sehingga ada pengusaha yang mendapat banyak titik kegiatan proyek fisik DAK, sampai indikasi telah terjadi pungli sejak awal dan korupsi pada pelaksanaan proyek - proyek tersebut hingga merugikan keuangan negara milyaran rupiah tampaknya sulit dibantah.

Kemudian adanya informasi bahan material yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), seperti Konblok yang dipasang di banyak sekolah dipasok dari industri ilegal (mafia Konblok berlokasi di tanah garapan Terminal Kisaran).

Selanjutnya masalah dugaan Mark - up fantastis (ugal - ugalan) belanja barang, berupa Buku Ramadhan dan pengadaan Sampul Raport di sekolah - sekolah yang menggunakan dana BOS semasa Bapak menjabat Kadisdik Pemkab. Asahan. (Red)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama